MANIFESTO & KISAH PERJALANAN AGID AL SYAH PUTRA

“Restorasi DPM KM FMIPA: Integritas dalam Karakter, Digital dalam Sistem”

BAB I: PROLOG (MUKADIMAH)

Mahasiswa adalah denyut nadi perubahan di lingkungan akademik[cite: 1]. Di dalamnya, organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah aktivitas, melainkan ruang pembentukan nilai, etika, dan keberpihakan[cite: 1]. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM FMIPA memegang peran strategis sebagai penjaga konstitusi, pengawal aspirasi, serta penyeimbang arah gerak organisasi mahasiswa fakultas[cite: 1]. Ketika peran ini tidak berjalan optimal, maka jarak antara lembaga dan mahasiswa akan semakin melebar[cite: 1].

Saya percaya bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari gagasan besar, tetapi dari integritas diri dan keberanian untuk bertanggung jawab[cite: 1]. Nilai integritas—kejujuran, konsistensi, dan keberpihakan pada kebenaran—menjadi fondasi utama dalam setiap peran kepemimpinan[cite: 1]. Tanpa integritas, aturan hanya menjadi formalitas, dan lembaga kehilangan legitimasi moralnya di mata mahasiswa[cite: 1].

Dalam dinamika mahasiswa hari ini, tantangan DPM tidak hanya terletak pada substansi kebijakan, tetapi juga pada cara kerja yang relevan dengan zaman[cite: 1]. Arus informasi yang cepat, kebutuhan transparansi, serta keberanian mahasiswa untuk bersuara menuntut DPM agar lebih adaptif, terbuka, dan responsif[cite: 1]. Transformasi digital bukan sekadar pilihan teknis, melainkan keniscayaan agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi dapat berjalan efektif dan terdokumentasi dengan baik[cite: 1].

Atas dasar itulah, saya memantapkan diri untuk maju sebagai calon DPM KM FMIPA[cite: 1]. Langkah ini bukan didorong oleh ambisi jabatan, melainkan oleh kegelisahan melihat potensi besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan[cite: 1]. Saya meyakini bahwa DPM harus hadir sebagai lembaga yang dekat dengan mahasiswa, mampu mendengar dengan empati, menimbang dengan objektivitas, dan bertindak dengan ketegaskan yang berlandaskan aturan[cite: 1].

Saya membawa nilai-nilai yang telah saya hidupi sejak awal perjalanan saya sebagai mahasiswa: integritas, keberpihakan pada kemaslahatan bersama, dan keyakinan bahwa teknologi dapat menjadi alat penguat, bukan pengganti, nilai-nilai tersebut[cite: 1]. Melalui semangat restorasi ini, saya ingin berkontribusi dalam membangun DPM KM FMIPA yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga dipercaya secara moral[cite: 1].

Dengan niat pengabdian dan kesadaran penuh akan tanggung jawab yang diemban, saya melangkah untuk menjadi bagian dari DPM KM FMIPA—sebuah ikhtiar kecil agar lembaga ini benar-benar hadir, bekerja, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh mahasiswa FMIPA[cite: 1]. Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater[cite: 1].

BAB II: TENTANG AGID

2.1 Potret Singkat

Agid Al Syah Putra adalah mahasiswa Fisika FMIPA Universitas Andalas angkatan 2023[cite: 1]. Lahir dan tumbuh di Kota Padang, ia dibentuk oleh lingkungan yang menuntut kemandirian dan keteguhan prinsip[cite: 1]. Sebagai anak laki-laki satu-satunya dari empat bersaudara, Agid tumbuh menjadi pribadi yang protektif, bertanggung jawab, dan memiliki integritas tinggi[cite: 1].

2.2 Biodata

KeteranganInformasi
Nama LengkapAgid Al Syah Putra
Nama PanggilanAgid
NIM2310442037
Program StudiFisika
Kepribadian (MBTI)ENFJ-T
Motto HidupJalan buntu tidak akan terbuka dengan klakson, putar balik dan cari rute alternatif

2.3 Rekam Jejak Perjalanan (Life Path)

Masa Pembentukan (SD-SMP): Menjabat sebagai wakil ketua kelas (SD) dan ketua kelas (SMP) berturut-turut[cite: 1]. Mengasah empati dan daya juang melalui pengalaman harian menggunakan angkutan umum, yang mengajarkannya untuk selalu merangkul semua kalangan tanpa memandang strata[cite: 1].

Ujian Integritas (SMK): Di tengah lingkungan SMK yang keras, Agid membuktikan integritasnya dengan tetap berprestasi (Juara 1 umum) dan menjauhi perilaku menyimpang (merokok/bolos)[cite: 1]. Ia membuktikan bahwa seseorang bisa tetap relevan dalam pergaulan tanpa harus mengorbankan prinsip diri[cite: 1].

Pengabdian Spiritual (RISBAH): Aktif sebagai penggerak Remaja Islam Surau Baitul Hikmah dan panitia zakat fitrah[cite: 1]. Pengalaman ini membentuk sisi religius dan kepekaan sosialnya dalam melayani masyarakat[cite: 1].

Akselerasi Kampus: Menjadi Ketua Kelompok Bakti (Jurusan & Fakultas), Peserta Terbaik LKMM TD, hingga Staf Kastrat BEM KM FMIPA[cite: 1]. Pengalaman ini memberinya perspektif luas mengenai politik kampus dan urgensi peran DPM yang selama ini dianggap "jauh" oleh mahasiswa[cite: 1].

2.4 Riwayat Pendidikan

Institusi PendidikanTahun Lulus
SDN 11 Kampung Jua2017
SMPN 24 Lubuk Begalung2020
SMK Negeri 1 Sumatera Barat2023

2.5 Pengalaman Kepemimpinan dan Organisasi

a. Riwayat Organisasi & Kepanitiaan Internal UNAND

InstansiJabatanTahun
Universitas AndalasKetua Kelompok Bakti2023
Universitas AndalasPeserta LKMMTM-SI2023
Komunitas CirclePrestasiStaf Public Relation2024–sekarang
Universitas AndalasPanitia BAKTI UNAND2024
Bakti NusaAnggota YOULEAD Regional Padang2024
Universitas AndalasPanitia GreenRangersEvent UNAND2024

b. Riwayat Organisasi & Kepemimpinan di FMIPA UNAND

InstansiJabatanTahun
FMIPA UNANDKetua Kelompok BAKTI2023
FMIPA UNANDKetua Kelompok LKMMTD2023
Forum Studi Islam FMIPAPeserta Magang2023
Lentera SOSMAS FMIPAPengisi Materi Public Speaking2024
FMIPA UNANDPengisi Podcast “Bincang-Bincang FMIPA”2024
BEM KM FMIPA UNANDAnggota Kajian dan Strategi2025/2026

c. Prestasi dan Penghargaan

Tingkat FMIPA: Peserta Terbaik LKMMTD FMIPA (2023), Peserta Terbaik Peace Leader 11 (2023), Ketua Milad HIMAFI (2024)[cite: 1].

Tingkat Universitas: Peserta Terbaik DIKSAR KOPMA UNAND (2023), King of Anggota HIPMI UNAND (2024)[cite: 1].

d. Keanggotaan Organisasi Eksternal

OrganisasiStatusTahun
Pelajar Islam IndonesiaAnggota2024–sekarang
Pemuda Pancasila Sumatera BaratAnggota2025–sekarang
Karang Taruna Teratai Putih & Karang Taruna SumbarAnggota2018–sekarang
PRIMA DMIAnggota2024–sekarang
Himpunan Mahasiswa IslamAnggota2025–sekarang

2.6 Sintesis Pengalaman, Kepribadian & Gaya Kepemimpinan

Berdasarkan hasil tes kepribadian MBTI (ENFJ-T) dan DISC (S-I), Agid memiliki kecenderungan kepemimpinan yang berorientasi pada manusia, komunikasi, dan harmoni kelompok[cite: 1]. Ia dikenal sebagai pendengar yang baik, komunikatif, serta mampu menjembatani perbedaan pandangan melalui pendekatan dialogis dan empatik[cite: 1].

Kombinasi ini memperkuat perannya sebagai advisor dan peacemaker—figur yang menjaga stabilitas, membangun kepercayaan, dan mendorong partisipasi tanpa pendekatan koersif[cite: 1]. Karakter ini menjadi modal penting dalam menjalankan peran di DPM[cite: 1].

BAB III: LANDASAN BERPIKIR SEBAGAI CALON DPM

3.1 Apa Itu DPM KM FMIPA? (Sebuah Realita)

Bagi saya, DPM KM FMIPA bukan sekadar lembaga tinggi di atas kertas, melainkan sebuah mesin penggerak keadilan bagi seluruh mahasiswa FMIPA[cite: 1]. Berdasarkan pengamatan saya dan data AMREKSA (Amanat, Rekomendasi, dan Saran), fungsi DPM harus dikembalikan ke khitahnya secara kontekstual[cite: 1]:

3.2 Mengapa Saya Maju sebagai DPM?

  1. Keresahan Personal sebagai Mahasiswa FMIPA: Merasakan betul betapa berjaraknya DPM dengan mahasiswa umum[cite: 1]. Saya tidak ingin hanya menjadi saksi dari ketidakpedulian[cite: 1].
  2. Pengalaman Organisasi sebagai Alasan Rasional: Pengalaman memimpin berbagai kelompok dan pelatihan kepemimpinan menyadarkan saya bahwa kepemimpinan yang baik berbasis pada sistem yang rapi, bukan ego pribadi[cite: 1].
  3. Posisi DPM sebagai Ruang Kontribusi Paling Relevan: Perbaikan di FMIPA harus dimulai dari Aturan dan Pengawasan[cite: 1]. DPM adalah penjaga arah[cite: 1].

BAB IV & V: CONDISI KM FMIPA & ARAH PERJUANGAN

Dinamika Mahasiswa FMIPA (Realitas Saintek): Mahasiswa FMIPA memiliki beban akademik yang sangat tinggi (praktikum, riset, asisten lab)[cite: 1]. Oleh karena itu, organisasi harus efisien, tidak birokratis, dan menggunakan penyaluran aspirasi yang cepat serta fleksibel (digital)[cite: 1].

Prinsip Dasar Perjuangan:

  1. Representatif & Inklusif: Tidak ada sekat gender atau jurusan[cite: 1].
  2. Transparansi Berbasis Data: Setiap UU dan hasil pengawasan bisa diakses digital oleh seluruh warga MIPA[cite: 1].
  3. Berorientasi Solusi (Saintek Mindset): Kebijakan praktis, efisien, dan menjawab masalah langsung[cite: 1].
  4. Integritas & Etika: Masalah pribadi tidak boleh masuk ke organisasi; profesionalisme adalah harga mati[cite: 1].

BAB VI: GAGASAN UTAMA (INTI MANIFESTO)

6.1 DPM sebagai Ruang Aman Aspirasi Mahasiswa FMIPA

Gagasan Nyata: SENYAP (Sistem Penyaluran Aspirasi)
Platform digital aspirasi anonim bagi mahasiswa untuk menyampaikan keluhan akademik, fasilitas, hingga isu sensitif secara aman, terverifikasi, dan etis[cite: 1].

Aksi Konkret: Reses Digital (Zoom UKMF)
Pertemuan via Zoom dengan pimpinan UKMF untuk mengumpulkan bukti digital kendala pendanaan dan keaktifan lembaga untuk diperjuangkan ke Dekanat[cite: 1].

6.2 DPM sebagai Penjaga Akuntabilitas Organisasi

Gagasan Nyata: SERTA DPM (Sertifikasi Anggota DPM)
Ujian kompetensi online berkala bagi setiap anggota DPM agar paham tupoksi, UU yang berlaku, dan etika pengawasan[cite: 1].

6.3 DPM sebagai Jembatan, Bukan Sekadar Lembaga Formal

Gagasan Nyata: HUKUMIN! (Hukum Menarik dan Interaktif)
Edukasi legislasi DPM ke ruang digital (Instagram) melalui konten ringan dan quiz interaktif berkala[cite: 1].

BAB VII: PENUTUP & CLOSING STATEMENT

"Perjalanan ini bukan sekadar tentang pemaparan visi dan deretan program kerja, tetapi tentang sebuah komitmen untuk terus bergerak, beradaptasi, dan memberikan dampak nyata bagi Keluarga Mahasiswa FMIPA Unand[cite: 1]. Dengan niat yang tulus (Integritas) dan strategi yang tepat (Digitalisasi), kita dapat menjadikan DPM sebagai rumah bagi setiap mahasiswa[cite: 1]."

Padang, 19 Januari 2026
Calon DPM KM FMIPA UNAND
Agid Al Syah Putra (NIM: 2310442037)[cite: 1]

📄 Lihat Lampiran Dokumen Asli (Google Drive)[cite: 1]